Abstract
Perkembangan ekspor kopi Indonesia yang mencapai 283,3 juta dolar AS menunjukkan potensi besar industri kopi, yang tercermin dari menjamurnya kedai kopi di berbagai daerah, termasuk Kota Denpasar. Salah satunya adalah kedai “Tukang Kopi” yang menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan strategi pemasarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran brand awareness dalam memediasi pengaruh social media marketing terhadap purchase intention pada konsumen Tukang Kopi di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara online dan offline. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis jalur (path analysis) menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa seluruh hipotesis dapat diterima: social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention, berpengaruh positif terhadap brand awareness, serta brand awareness berpengaruh positif terhadap purchase intention. Selain itu, brand awareness terbukti dapat memediasi secara parsial hubungan antara social media marketing dan purchase intention. Hasil ini memiliki implikasi strategis bagi manajemen Tukang Kopi untuk lebih mengoptimalkan social media marketing guna membangun brand awareness yang pada akhirnya dapat meningkatkan niat beli konsumen di kedai Tukang Kopi.