Abstract
Rumah Pemotongan Hewan Pesanggaran merupakan tempat pemotongan hewan terbesar di Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas daging sapi di RPH Pesanggaran ditinjau dari nilai pH dan daya ikat air dan hubungan di antara kedua variabel tersebut. Lima belas sampel daging sapi bagian longisimus dorsi diuji kualitasnya berdasarkan nilai pH dan daya ikat air selama waktu pengamatan mulai jam ke satu sampai ke delapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, kualitas daging sapi yang dihasilkan di RPH Pesanggaran memiliki pH ultimat 5,51 pada jam ke tujuh setelah pemotongan dan Daya Ikat Air dengan nilai 60,4% pada jam ke tujuh setelah pemotongan. Disimpulkan bahwa pH dan DIA daging sapi di RPH Pesanggaran menurun dari jam pertama sampai jam ke tujuh dan terdapat hubungan positif antara pH dan Daya Ikat Air daging sapi.
Pesanggaran abattoir is the largest slaughterhouses in Bali. The purpose of this study was to determine the beef quality in Pesanggaran abattoirs tested from pH value and water holding capacity and the relationship between the two variables. Fifteen samples of beef taken from longisimus dorsi tested the qualities based on the pH value and water holding capacity during the process of the observation period starting at the first hour until eight. The results showed that, the quality of beef produced in Pesanggaran abattoirs has an ultimate pH 5.51 at the 7th hour after slaughter and water holding capacity with a value of 60.4% at the 7th hour after slaughter. It can be concluded that the pH and WHC of beef at Pesanggaran abattoir decreased from first hour to 7th hour and there are positive correlation between pH and WHC of beef.
Citation
ID:
219895
Ref Key:
setiawan2017buletinkualitas