menciptakan belajar yang humanis tantangan pendidik yang profesional dan berkarakter

menciptakan belajar yang humanis tantangan pendidik yang profesional dan berkarakter

;Siti Irene Astuti Dwiningrum
current neuropharmacology 2017 Vol. 4 pp. 154-165
132
dwiningrum2017jurnalmenciptakan

Abstract

Dehumanisasi pendidikan merupakan fenomena sosial dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Perilaku kekerasan di sekolah oleh guru kepada siswa, pelecehan seksual, tindakan  bullying  antar siswa, tawuran antar pelajar, penggunaan media sosial yang tidak terkontrol oleh pendidikan, dan praktik aborsi di kalangan pelajar merupakan ragam gejala dehumanisasi pendidikan yang sangat memprihatinkan. Sistem pendidikan cenderung memaksa peserta didik mengembangkan kekuatan kognitif, dan kurang mengembangkan moralitas dan karakter peserta didik. Sistem belajar kurang mengembangkan potensi manusia secara optimal sesuai dengan eksistensi sebagai manusia yang ingin belajar digambarkan sebagai whole-person-learning, dengan pribadi yang utuh menghasilkan perasaan memiliki (feeling of belonging ) pada diri peserta didik. Sekolah harus dibangun berdasarkan prinsip-prinsip pendidikan humanis. Belajar yang humanis dapat diwujudkan oleh guru-guru yang mempunyai kemampuan untuk menerapkan prinsip-prinsip pendidikan humanis dalam mengajar di kelas dan mampu untuk  menjalankan multiperannya sebagai pendidik profesional. Akuntabilitas profesional diperlukan bagi guru untuk mencerminkan kompetensi dan integritas pendidik yang profesional dan  berkarakter.  CREATING HUMANISTIC LEARNING A CHALLENGE TO PROFESSIONAL TEACHERS WITH HIGH CHARACTER AbstractDehumanization in education is an example of social phenomena existing in the process of character education in schools. Violation done by the teacher to the students, sexual abuse, bullying among students, students’ riot, social media misuse, and abortion cases are examples of worrying phenomena related to dehumanization in education. The educational system tends to force the students to maximize their cognitive potentials by neglecting the importance of their  moral and character education. The system is not, merely, helping the students to optimize their potentials which may be described as whole-person learning, having the sense of belonging. The schools should have been built by considering the values of humanity. Humanistic learning can be realized by the teachers having credentials to apply the values of humanity in the classroom. The professional accountability is also required to create teachers who are capable of showing their professional competence and integrity. Keywords:

Citation

ID: 196735
Ref Key: dwiningrum2017jurnalmenciptakan
Use this key to autocite in SciMatic or Thesis Manager

References

Blockchain Verification

Account:
NFT Contract Address:
0x95644003c57E6F55A65596E3D9Eac6813e3566dA
Article ID:
196735
Unique Identifier:
Network:
Scimatic Chain (ID: 481)
Loading...
Blockchain Readiness Checklist
Authors
Abstract
Journal Name
Year
Title
5/5
Creates 1,000,000 NFT tokens for this article
Token Features:
  • ERC-1155 Standard NFT
  • 1 Million Supply per Article
  • Transferable via MetaMask
  • Permanent Blockchain Record
Blockchain QR Code
Scan with Saymatik Web3.0 Wallet

Saymatik Web3.0 Wallet