Abstract
Kegiatan ekonomi (economic activity) sesungguhnya sudah ada semenjak kehadiran manusia di muka bumi ini. Demikian pula dengan aktivitas ekonomi tersebut akan terus berlangsung selama manusia di muka bumi ini ada. Tidak ada seorang pun hidup di dunia yang luput dan tidak membutuhkan suatu aktivitas ekonomi, selama dia membutuhkan sesuatu untuk hidupnya maka dia berarti memerlukan aktivitas ekonomi. Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup atau ekonominya tersebut, manusia atau sebuah keluarga dihadapkan pada berbagai pilihan atau alternatif tindakan dan cara-cara yang ditempuhnya. Tindakan dan cara yang bagaimana yang akan diambilnya akan sangat ditentukan dan dipengaruhi oleh sejauhmana nilai-nilai yang diyakini seseorang tertanam dalam dirinya. Sikap berlebih-lebihan dalam memenuhi kebutuhan hidup bukanlah tindakan yang baik, karena cara tersebut tidak sesuai dengan prinsip ekonomi yang benar dan juga syariah Islam. Agama Islam melalui Al-Qur’an dan As-sunnah telah mengajarkan bagaimana memenuhi kebutuhan ekonomi secara sederhana, seimbang atau layak, dalam arti tidak berlebih-lebihan (israf) atau boros dan juga tidak kikir dalam menggunakan harta dan dalam berkonsumsi, baik untuk dirinya, keluarga, maupun untuk amal kebajikan lainnya.
Citation
ID:
185724
Ref Key:
muhardi2005mimbar:paradigma