prevalensi nematoda parasit pada pertanaman pisang di daerah istimewa yogyakarta

prevalensi nematoda parasit pada pertanaman pisang di daerah istimewa yogyakarta

;Siwi Indarti;Bambang Rahayu TP;Siti Subandiyah;Lilis Indarti
Microorganisms 2011 Vol. 17 pp. 36-40
193
indarti2011jurnalprevalensi

Abstract

A study to determine the prevalence and distribution of plant parasitic nematodes associated with banana was undertaken in banana growing areas at four districts (Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, and Sleman) of Yogyakarta Special Province. Seven genera of plant parasitic nematodes were found on these area: Criconemoides, Helicotylenchus, Hoplolaimus, Meloidogyne, Pratylenchus, Radopholus, and Rotylenchulus. Genera Hoplolaimus and Meloidogyne were distributed at all districts and occurring in soil and root samples of banana cultivars, Ambon, Kepok, Koja, Klutuk, Raja, Tanduk, and Uter, respectively. Four genera, Hoplolaimus, Meloidogyne, Pratylenchus, and Radopholus were dominant and were found with high level of population than the others on each district. Pratylenchus mostly was found on banana cv Kepok with average population 348,2–2057,3 nematodes on total samples of 5g banana root and 100g soil.   Penelitian untuk mengetahui keberadaan dan sebaran nematoda parasit tumbuhan yang menyerang tanaman pisang dilakukan dengan survei di empat daerah kabupaten (Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Sleman) yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Ditemukan tujuh genera nematoda parasit yang menyerang pisang yaitu: Criconemoides, Helicotylenchus, Hoplolaimus, Meloidogyne, Pratylenchus, Radopholus, dan Rotylenchulus. Genera Hoplolaimus dan Meloidogyne tersebar merata di semua daerah dan didapatkan pada masing-masing sampel akar dan tanah pada hampir semua kultivar pisang: Ambon, Kepok, Koja, Klutuk, Raja, Tanduk, dan Uter. Empat genera yang dominan dengan tingkat populasi tinggi di setiap daerah adalah Hoplolaimus, Meloidogyne, Pratylenchus, dan Radopholus. Nematoda Pratylenchus banyak ditemukan pada pisang kultivar Kepok dengan rata-rata populasi 348,2– 2057,3 nematoda pada setiap total sampel 5 g akar dan 100 g tanah.

Citation

ID: 164986
Ref Key: indarti2011jurnalprevalensi
Use this key to autocite in SciMatic or Thesis Manager

References

Blockchain Verification

Account:
NFT Contract Address:
0x95644003c57E6F55A65596E3D9Eac6813e3566dA
Article ID:
164986
Unique Identifier:
10.22146/jpti.9397
Network:
Scimatic Chain (ID: 481)
Loading...
Blockchain Readiness Checklist
Authors
Abstract
Journal Name
Year
Title
5/5
Creates 1,000,000 NFT tokens for this article
Token Features:
  • ERC-1155 Standard NFT
  • 1 Million Supply per Article
  • Transferable via MetaMask
  • Permanent Blockchain Record
Blockchain QR Code
Scan with Saymatik Web3.0 Wallet

Saymatik Web3.0 Wallet