Abstract
Latar belakang. Masyarakat banyak yang tidak mengetahui bahwa kelainan endokrin
pada anak membutuhkan penanganan yang khusus dari ahli endokrinologi anak.
Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kunjungan
pasien endokrinologi anak dan remaja di RS H.Adam Malik Medan tahun 2000-2004.
Metoda. Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif. Data diperoleh dari
catatan rekam medik pasien yang berkunjung ke Poliklinik Endokrinologi Anak dan
Remaja FKUSU/RS. H. Adam Malik Medan dalam kurun waktu Januari 2000-Desember
2004.
Hasil. Terdapat 93 pasien yang berkunjung ke Poliklinik Endokrinologi Anak dan
Remaja, 33 anak perempuan (35%) dan 60 anak laki-laki(65%). Sebaran umur pada
saat datang pertama kali adalah 33 anak (35%) berusia 0-5 tahun, 25 anak (27%) berusia
> 5-10 tahun, 25 anak (27) % > 10-15 tahun, dan 10 anak (11%) berusia >15 tahun.
Keluhan utama yang paling sering muncul pada saat pasien datang berobat pertama kali
adalah alat kelamin laki-laki kecil 15 kasus (16%) dan buah zakar tidak turun 15 kasus
(16%), keluhan anak pendek 13 kasus (14%), benjolan di leher 12 kasus (13 %). Diagnosis
yang dijumpai adalah kriptorkismus (20%), mikropenis (16%) dan hipotiroidisme
kongenital (13%). Status gizi berdasarkan NCHS WHO 2000 pada pasien yang
berkunjung terutama gizi baik, terdapat pada 22 kasus (23,6%).
Kesimpulan. Kasus terbanyak berkunjung ke Poliklinik Endokrinologi Anak dan Remaja
adalah kriptorkismus (20%), mikropenis (16%) dan hipotiroidisme kongenital (13%).
Diduga masih banyak kasus endokrinologi anak dan remaja yang tidak ditangani oleh
ahli endokrinologi anak secara komprehensif oleh karena kemungkinan banyak kasus
yang tidak dirujuk.
Citation
ID:
129118
Ref Key:
deliana2016sarigambaran